HMI KOMISARIAT FISIP USU

Pengaruh Neoliberalisme Terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia

www.google.com
Neoliberalisme merupakan wajah baru dari ideologi liberal yang telah menjajah negara-negara dunia ketiga. Berdasar pada falsafah liberal tentang kebebasan individu, Neoliberalisme lahir dengan tujuan mengembalikkan perjalanan ekonomi sebuah negara ke tangan pasar atau perdaganan bebas dengan mengurangi campur tangan pemerintah sehingga setiap individu bebas dan mempunyai kesempatan yang sama dalam berkompetisi, sebagai mana sistem ekonomi kapitalisme. Selain itu, cita-cita neoliberalisme juga berupaya menghapus batas-batas antar negara sehingga pada akhirnya terbentuklah sebuah negara dunia.
        Berdasar pada teori ekonomi Adam Smith, neoliberalisme mencoba memacu setiap orang untuk memproduksi barang, menyalurkan dan menjual barang dengan mengkostruksikan kompetisi ditengah-tengah masyarakat. Ideologi ini berpendapat bahwa pemerintah harus mampu memberikan kepercayaan kepada masyarakat agar terbangun kemandirian, beberapa diantranya dengan cara melakukan privatisasi dan penghapusan subsidi. Sejak kelahiranya neoliberalisme memiliki aktor-aktor atau agen-agen yang bergerak dan berjuang menguniversalkan sistem neoliberalisme diseluruh dunia seperti  WTO, IMF, Bank Dunia dan lain sebagainya.
        Menyerahkan perjalanan ekonomi suatu negara kedalam logika pasar (perdagangan bebas) secara tidak langsung mempertarungkan sebuah kekuatan ekonomi setiap orang atau perusahaan didalam satu arena yang sama tanpa mempertimbangkan kemampuan besar atau kecil sebuah kekuatan ekonomi tersebut. Jika diterapkan prinsip perdagangan bebas sangat berbahaya bagi negara-negara berkembang jika berkompetisi dengan negara-negara maju karena kekuatan ekonominya sangat lemah dan rapuh sehingga akan melahirkan penjajahan gaya baru.
        Indonesia yang masih tergolong negara berkembang sejak masa orde baru diawal tahun 1970-an Indonesia telah terjebak kedalam sistem neoliberalisme dengan kebijakan pemerintah bekerjasama dengan Bank Dunia dan Dana Moneter Internasional (IMF). Lebih lanjut keran neoliberalismesemakin  terbuka bagi Indonesia sejak tergabung kedalam World Trade Organization (WTO) pada tahun 1995 dimana kondisi perekonomian dalam keadaan terpuruk.
        Beranjak dari kondisi sosial, politik, budaya dan ekonomi Indonesia terutama sejak ideologi masuk kedalam kebijakan pemerintah hingga sekarang masyarakat Indonesia masih belum mampu berkompetisi dengan masyarakat dunia walaupun didukung oleh sumber daya alam yang kaya. Realitasnya, hingga sekarang masyarakat Indonesia menjadi budak di negari sendiri, kekayaan alam di curi oleh asing, kekayaan budaya Indonesia kini tinggal menjadi sejarah, moral masyarakat rusak akibat pengaruh barat, dimana intinya semua dampak yang terjadi akibat  pemaksaan sistem neoliberalisme kedalam masyarakat yang secara SDM masih kalah dengan masyarakat dunia.

        Berdasar pada KTT (Konferensi Tingkat Tinggi)di bali pada tahun 2003, para pemimpin ASEAN menyepakati bahwa akhir tahun 2015 Masyarakat Ekonomi ASEAN yang merupakan agen baru dari neoliberalisme akan mulai diterapkan. Melihat kekuatan ekonomi dan kemampuan masyarakat Indonesia sangat sulit bersaing dengan penduduk negara- negara ASEAN lainnya seperti Singapura, Thainland maupun Malasyia perlu mengkaji ulang secara ilmiah kesepakatan MEA yang akan segara diterapkan pada tanggal 31 Desember tahun 2015 baik ditataran pemerintahan maupun kalangan akademis dalam hal ini mahasiswa.

Marlan Ifantri Lase
Tag : Tulisan
0 Komentar untuk "Pengaruh Neoliberalisme Terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia"

Back To Top